Showing posts with label sahabat. Show all posts
Showing posts with label sahabat. Show all posts

Monday, April 3, 2017

Ada Yang Nanya Themes Sahabat Teknologi Apa

Ada Yang Nanya Themes Sahabat Teknologi Apa


Saya anggap hal yang satu ini tidak usah disimpan/dipendam, lagian gak ada gunanya, tapi kalau untuk code-code penting yang berada di dalam dokumen atau struktur html dan css yang advanced nya mungkin gak bisa saya kasih tau. Nah, pertanyaan diatas baru bisa saya jawab dan beberkan agar berbagi itu adalah baik, hehehe...

Awalnya saya gak yakin kalau themes ini bisa baik buat Sahabat Teknologi karena awalnya themes yang dipakai adalah berwarna pink, namun setelah iseng-iseng otak-atik file di kompi saya, saya gak kepikiran kalau themes yang sudah saya download tersebut akan saya gunakan. Saya tidak bilang themes nya sempurna, saya lebih mengakui para programmer web yang telah ahli dan pakar di bidangnya, namun sebagai seorang yang newbie dalam hal ini saya merasa tertarik untuk memahami berbagai struktur pemograman web. Apalagi ada seseorang yang mau mengajarkan saya tentang hal tersebut. "Buat apa malu kalau untuk sesuatu pemahaman ilmu" daripada malu-maluin terlalu banyak copas artikel terlebih lagi tidak mau mencantumkan referensi situs yang dicopas. Mari kita menghargai waktu yang diberikan mereka untuk mempostingnya.

Kembali lagi ke topik pembicaraan, themes Sahabat Teknologi adalah Blue With Grey yang diambil dari sebuah situs blog themes tapi saya lupa apa nama situsnya karena udah terlalu banyak themes yang saya download sampai-sampai lupa sumbernya, tapi kalau gak salah anda bisa lihat footernya, ada tulisan Lifethemes.com, kemungkinan saja mereka adalah web programmernya.

Dibalik hal tersebut masih banyak lagi kekurangan dari themes itu, terutama dalam penempatan widgetsesuai dengan kolom yang harus dibagi dan lain-lain, tentunya sesuai dengan keinginan adminnya. Silahkan aturlah sesuai dengan style yang unik, mungkin bisa lebih baik dari situs ini dan lebih baik dari yang lainnya. Dan jangan lupa untuk mempelajari bahasa HTML, PHP, CSS, dan pola pemograman web lainnya. Jika anda pembaca terdampar pada artikel ini, saya persilahkan untuk saling berbagi, agar kebodohan bangsa kita bisa di minimalisir.
"Tidak ada musuh yang lebih berbahaya daripada kebodohan dan tidak ada kebodohan yang lebih berbahaya daripada kebodohan yang tidak disadari."
Copyright © 2011. Sahabat Teknologi . All Rights Reserved 

Available link for download

Read more »

Wednesday, October 26, 2016

5 Tipe Sahabat Yang Harus Dihindari

5 Tipe Sahabat Yang Harus Dihindari


Dikelilingi banyak teman memang menyenangkan. Kita memiliki banyak tempat berbagi sekaligus sandaran saat tertimpa masalah. Namun nyatanya, menemukan teman menyenangkan tidak mudah. Dalam psikologi klinis, ada beberapa jenis teman yang justru berpotensi menjadi musuh. Sekilas mungkin terlihat baik dan menyenangkan, tapi semakin lama mengenalnya justru semakin menguras emosi dan kelelahan psikologis.

Kita bisa berteman dengan siapapun. Tetapi untuk menjadikannya sahabat, sebaiknya pilih-pilih. Kenali karakter seseorang yang sebaiknya jangan dijadikan sahabat, seperti dikutip iVillage:


1. Tukang ingkar janji
Karakter: tidak segan-segan membatalkan janji secara mendadak dengan alasan yang selalu tidak jelas. Kebiasaan membatalkan janji ini seolah sudah menjadi bagian dari kepribadiannya. Satu atau dua kali mungkin bukan masalah. Tapi, jika setiap saat tentu membuat kita emosi.

2. Pengkhianat
Karakter: tidak bisa menjaga rahasia walau sudah berjanji tutup mulut. Jika dikonfrontasi, akan mati-matian membela diri dengan memelintir fakta. Biasanya baru akan minta maaf ketika sudah terpojok. Namun, cenderung akan mengulangi perbuatan serupa.

3. Egosentris
Karakter: yang menjadi pusat perhatiannya selalu diri sendiri. Semua harus membuat dirinya nyaman tanpa peduli perasaan orang lain. Jika sedang bertukar cerita, semua kalimatnya hampir selalu diawali dengan ‘Aku…’. Tipe ini cenderung kurang memiliki empati.

4. Kompetitor
Karakter: setiap urusan adalah tentang menang dan kalah. Setiap kita melakukan sesuatu yang membuatnya merasa terancam, dia tidak akan segan-segan mencari cara menjatuhkan kita. Kompetisi memang sehat. Tapi, memiliki teman yang selalu memandang kita sebagai pesaing daripada sebagai teman sangat tidak sehat.

5. Pencari kesalahan
Karakter: cenderung memilih memutuskan persahabatan daripada harus berhenti mengkritik. Tidak satupun tindakan kita yang tidak lepas dari kritikannya. Saran yang diberikannya tidak pernah jauh dari awalan, ‘Seharusnya kamu…’ atau ‘Salah kalau kamu begitu karena…’.

referensi :
www.ad4msan.com

Available link for download

Read more »